< Kembali

Daily News 22 September 2022

22 September 2022

*MARKET SUMMARY*

KB VALBURY SEKURITAS 
Thursday, 22 September 2022

HEADLINE NEWS
•    PTBA resmi operasikan PLTS Jalan Tol Bali-Mandara
•    MEDC akan ikut garap proyek Abadi di Blok Masela
•    RALS telah realisasikan 49,33% dari capex tahun ini
•    KAEF jalin kerjasama dengan PT Pertamina Bina Medika 
•    KAEF berencana menambah modal dengan right issue
•    Per Agustus 2022 laba WIIM naik 50,1% YoY
•    BRIS membeli gedung perkantoran Wisma Antara Jakarta
•    INKP sewakan ruangan ke perusahaan afiliasi Rp18 juta/tahun
•    LPLI akan alihkan aset gedung Graha Lippo ke NOBU
•    TRGU optimis target laba 2022 akan terlampaui
•    BBTN memberikan layanan jasa perbankan kepada BNN
•    TPIA jalin kerjasama dengan Total Solar
•    DEWI optimistis pendapatan 2022 akan naik hingga 30%
•    ZYRX bukukan laba semester I 2022 naik 134,4% YoY
•    JGLE pendapatan tumbuh 178% YoY pada Semester I 2022
•    BNGA akan menghentikan pembiayaan batubara di 2040
•    ANTM bentuk perusahaan JV pengembangan baterai
•    RALS mempertimbangkan akan kembali bagikan dividen
•    ISAT akan melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan II
•    BBNI pertumbuhan kredit per Agustus 2022 capai 7,8% YoY


VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri: 
Anggaran subsidi dan kompensasi untuk sektor energi naik menjadi Rp338,2 triliun dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN 2023). Dari Rp336 triliun ditambah menjadi Rp338 triliun, ada tambahan Rp1,5 triliun. anggaran tersebut terdiri dari Rp212 triliun untuk subsidi dan Rp126 triliun untuk kompensasi di bidang energi. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan anggaran cadangan sebesar Rp127,27 triliun tahun depan. Pencadangan dana ini dilakukan untuk mengantisipasi saat terjadi kenaikan harga minyak mentah di atas asumsi APBN dan kurs rupiah yang melemah. Pemerintah akan mengalokasikan anggaran Rp 95 triliun untuk mengatasi krisis pangan di tahun depan. Anggaran tersebut meningkat 0,9% dari outlook tahun ini yang sebesar Rp 94,1 triliun. Anggaran tersebut dipersiapkan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman ditengah sejumlah risiko global yang akan menghantui pada tahun depan. 

Sentimen pasar dari luar negeri : 
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan untuk memobilisasi 300.000 pasukan cadangan ke Ukraina. Rusia meningkatkan perangnya terhadap Ukraina. Rusia. Sanksi Uni Eropa yang melarang impor minyak mentah Rusia melalui laut akan mulai berlaku pada 5 Desember kian menekan ekonomi global. 

The Fed menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 75 bps untuk ketiga kalinya ke kisaran 3,00%-3,25%. Namun, pembuat kebijakan juga mengisyaratkan kenaikan yang lebih besar dalam proyeksi baru yang menunjukkan tingkat kebijakannya naik menjadi 4,40% pada akhir tahun ini sebelum mencapai 4,60% pada tahun 2023. Ini naik dari proyeksi pada bulan Juni masing-masing sebesar 3,4% dan 3,8%.

Prediksi IHSG : 
IHSG diperkirakan melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (22/09/22), ditengah dominasi sentimen negative baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Indonesia, BI 7D Reverse Repo Reference Rate diperkirakan naik menjadi 4.00% dari 3.75% (-), 2) Anggaran subsidi dan kompensasi untuk sektor energi naik menjadi Rp338,2 triliun dalam pembahasan RAPBN 2023 (-), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan depresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak koreksi (-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Rabu (20/09) ditutup melemah (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (+), Sentimen global ; 1) Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan untuk memobilisasi 300.000 pasukan cadangan ke Ukraina (-), 2) The Fed menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 75 basis poin untuk ketiga kalinya ke kisaran 3,00%-3,25% (-) dan, 3) US Initial Jobless Claims, diperkirakan naik menjadi 216 ribu dari 213 ribu (-).

Perspektif teknikal 
Support Level :   7147/7106/7077
Resistance Level :  7217/7246/7287 
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up to Down (-)

TRADING IDEAS : 
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

INCO: Trading Buy
• Close 6625, TP 6700
• Boleh buy di level 6500-6625
• Resistance di 6700 & support di 6500
• Waspadai jika tembus di 6500
• Batasi resiko di 6300

ANTM: Trading Buy
• Close 2080, TP 2110
• Boleh buy di level  2030-2080
• Resistance di 2110 & support di 2030
• Waspadai jika tembus di 2030
• Batasi resiko di 1955

PTBA : Trading Buy
• Close 4210, TP 4230
• Boleh buy di level  4180-4210
• Resistance di 4230 & support di 4180
• Waspadai jika tembus di 4180
• Batasi resiko di 4130

PGAS:  Trading Buy
• Close 1810, TP 1830
• Boleh buy di level  1770-1810
• Resistance di 1830 & support di 1770
• Waspadai jika tembus di 1770
• Batasi resiko di 1710

MEDC:  Trading Buy
• Close 960, TP 975
• Boleh buy di level  930-960
• Resistance di 975 & support di 930
• Waspadai jika tembus di 930
• Batasi resiko di 885

ELSA:  Trading Buy
• Close 336, TP 344
• Boleh buy di level  324-336
• Resistance di 344 & support di 324
• Waspadai jika tembus di 324
• Batasi resiko di 304

Ket.  TP : Target Price


(Disclaimer ON) 



Baca laporan selengkapnya…