< Kembali

Daily News 24 June 2022

24 June 2022

*MARKET SUMMARY*

KB VALBURY SEKURITAS 
Friday, 24 June 2022

HEADLINE NEWS
•    BPII akan jual 62% saham BPFI ke Woori Card Co. Ltd Korea
•    JKON siapkan belanja modal Rp130 miliar tahun ini
•    BANK berencana melakukan private placement
•    KBLI targetkan penjualan tumbuh 61% pada 2022
•    ESTI targetkan pendapatan tumbuh 16,7% tahun ini.
•    RUPST IPCM setujui pembagian dividen 80% dari laba 2021
•    RUPST ERAA setujui pembagian dividen Rp22.8/saham
•    ERAA targetkan penambahan 500 gerai baru tahun ini
•    SEMA akan rambah bisnis PLTS dan SPKLU
•    RAJA akan membagikan dividen Rp6.98/saham
•    CSAP anggarkan capex Rp600 miliar
•    ASHA akan beli saham Jembatan Lintas Global Rp28 miliar
•    BUMI berencana private placement
•    PURA beli 133 unit iso tank Rp132,8 miliar


VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri: 
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan kebijakan suku bunga 7 day reverse repo di 3,5% sesuai dengan perkiraan pasar. Meski suku bunga ditahan, BI melakukan normalisasi likuiditas melalui kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah. BI tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik di kisaran 4,5-5,3% untuk tahun 2022 di tengah tren pemulihan yang berlanjut. Di sisi lain BI juga memperkirakan inflasi akhir tahun bisa mencapai 4,2%, sedikit di atas sasaran target BI tetapi masih terjaga. Keputusan BI mempertahankan suku bunga menandakan bahwa perekonomian Indonesia stabil yang dapat memberikan kepercayaan bagi pelaku pasar.

Jika melihat dari berbagai indikator perekonomian Indonesia menunjukkan berlanjutnya tren pemulihan pada tahun ini. Bahkan tren positif ini ditunjukkan baik dari sisi konsumsi maupun produksi seperti konsumsi, investasi, hingga ekspor yang membuat surplus. Komentar positif terhadap kondisi makro ekonomi diperkirakan pasar saham dapat bergairah kembali pada hari ini.

Sentimen pasar dari luar negeri : 
Perhatian pelaku pasar global akan mencerna pidato Powell yang memberikan testimoni pada hari kedua di hadapan Kongres. Selain itu, pasar juga akan menyikapi data aktivitas manufaktur dan jasa untuk AS setelah versi data PMI zona euro berada jauh di bawah konsensus, sehingga memicu kekhawatiran resesi. Pelaku pasar memperdebatkan seberapa jauh The Fed akan meregangkan siklus suku bunganya dalam menghadapi penurunan ekonomi. Sedangkan pasar uang menunjukkan adanya peluang bank sentral akan menaikkan suku bunga setelah tahun 2022, dan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga mulai Mei 2023. Namun, pasar saham saham AS yang ditutup menguat pada perdagangan Kamis waktu setempat, bisa menjadi katalis positif buat pasar Asia dan juga saham BEI hari ini. 

Prediksi IHSG : 
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (24/06), ditengah beragamnya katalis baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan kebijakan suku bunga 7 day reverse repo di 3,5% sesuai dengan perkiraan pasar  (+), 2) Pemerintah mengajak jajaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk BUMN untuk memaksimalkan kekuatan anggaran belanja produk dalam negeri tahun ini Rp1.481 triliu (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan depresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak variatif (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Kamis (22/06) ditutup menguat (+), 4)    Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (-), Sentimen global ; 1) Japan, Natl CPI YoY, May, stabil di posisi 2.50% (+/-) 2) Japan, PPI Services YoY, May naik menjadi 1.80% dari 1.70% (+) 3) US New Home Sales, diperkirakan naik menjadi 630 ribu dari 591 ribu (+) dan, 4) US New Home Sales MoM, diperkirakan naik menjadi 6.6% dari -16.6% (+).

Perspektif teknikal 
Support Level :   6943/6887/6853
Resistance Level :  7032/7066/7122 
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up to Down (+)

TRADING IDEAS : 
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

TLKM: Trading Buy
• Close 4160, TP 4250
• Boleh buy di level 4120-4160
• Resistance di 4250 & support di 4120
• Waspadai jika tembus di 4120
• Batasi resiko di 3990

SMGR: Trading Buy
• Close 7300, TP 7425
• Boleh buy di level  7075-7300
• Resistance di 7425 & support di 7075
• Waspadai jika tembus di 7075
• Batasi resiko di 6725

INTP : Trading Buy
• Close 9500, TP 9600
• Boleh buy di level  9300-9500
• Resistance di 9600 & support di 9300
• Waspadai jika tembus di 9300
• Batasi resiko di 9000

PTPP:  Trading Buy
• Close 950, TP 970
• Boleh buy di level  915-950
• Resistance di 970 & support di 915
• Waspadai jika tembus di 915
• Batasi resiko di 860

WIKA:  Trading Buy
• Close 950, TP 970
• Boleh buy di level  920-950
• Resistance di 970 & support di 920
• Waspadai jika tembus di 920
• Batasi resiko di 870

JPFA:  Trading Buy
• Close 1505, TP 1530
• Boleh buy di level  1470-1505
• Resistance di 1530 & support di 1470
• Waspadai jika tembus di 1470
• Batasi resiko di 1410

Ket.  TP : Target Price


(Disclaimer ON) 



Baca laporan selengkapnya…