< Kembali

Daily News 24 May 2022

24 May 2022

*MARKET SUMMARY*

KB VALBURY SEKURITAS 
Tuesday, 24 May 2022

HEADLINE NEWS
•    RUPST TBIG memutuskan akan bagi dividen Rp 36/saham
•    TBIG anggarkan belanja modal hingga Rp3 triliun pada 2022
•    Pendapatan tol JSMR meningkat 28,1% selama hari raya
•    Laba bersih MAPI meningkat pada kuartal I-2022
•    OASA berencana bangun pabrik Bio PG senilai USD50 juta
•    SEMA menambah kegiatan usaha di bidang kelistrikan
•    DEPO akan menambah dua gerai baru
•    CPIN akan bagikan dividen sebesar Rp108/saham
•    SSMS akan bagikan dividen senilai Rp760 miliar
•    BISI akan bagikan dividen Rp68/saham
•    MLPL targetkan pertumbuhan pendapatan 2022 sekitar 15%
•    TURI akan bagikan dividen Rp19 per saham
•    FISH akan bagikan dividen Rp280 per saham
•    EMTK bukukan laba bersih 1Q22 Rp4,07 triliun
•    SPTO bukukan laba bersih 1Q22 Rp50,93 miliar
•    CARS bukukan rugi bersih 2021 Rp428,63 miliar
•    CINT targetkan penjualan 2022 Rp347,56 miliar
•    ASRI bukukan laba bersih 1Q22 Rp136,86 miliar    


VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri: 
Belanja negara hingga April naik 11,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini menunjukkan APBN masih menjadi instrumen penjaga negara dan penjaga ekonomi. Realisasi belanja negara hingga April 2022 sebesar Rp 750,5 triliun atau setara 27,7% dari pagu belanja sebesar Rp 2.714,2 triliun. Performa APBN tetap baik dan terus berlanjut. Belanja KL mencapai Rp 253,6 triliun atau 26,8% dari pagu Rp 945,8 triliun dan belanja non KL mencapai Rp 254,4 triliun atau 25,5% dari pagu.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) April 2022 kembali surplus sebesar Rp103,1 triliun. Angka itu sekitar 0,58 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Surplus APBN ini didorong oleh pendapatan negara yang mencapai Rp853,6 triliun. Jumlah itu lebih tinggi dari belanja negara yang sebesar Rp750,5 triliun. Pendapatan negara yang mencapai Rp853,6 triliun meningkat 45,9 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp584,9 triliun dengan seluruh komponen mengalami kenaikan.

Sentimen pasar dari luar negeri : 
Rencana the Fed menaikan suku bunga, memberikan pengaruh besar bagi pasar saham global. Presiden Bank Federal Reserve Chicago Charles Evans mendukung pergerakan suku bunga ke jalur lebih rendah pada Juli atau September. Hal itu untuk memberikan waktu kepada Fed guna menilai inflasi yang kini berada di level tinggi dan situasi dari pasar tenaga kerja. The Fed telah menaikkan suku bunga sebesar tiga perempat poin persentase sepanjang tahun ini, termasuk kenaikan setengah poin yang lebih besar dari biasanya awal bulan ini yang mengangkat biaya pinjaman jangka pendek ke kisaran 0,75-1%.

Prediksi IHSG : 
IHSG diperkirakan menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (24/05), kendati sentimen terbilang variatif baik dari internal dan eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Indonesia, Bank Indonesia 7D Reverse Repo, May-24, diperkirakan tetap di level 3.50%,  (+), 2) Belanja negara hingga April naik 11,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini menunjukkan APBN masih menjadi instrumen penjaga negara dan penjaga ekonomi (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan depresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan menguat (+), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Senin (23/05) ditutup naik (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (-), Sentimen global ; 1) US, S&P Global US Manufacturing PMI, May P, diperkriakan turun menjadi 57.7 dari 59.2 (-), 2) US, S&P Global US Composite PMI, May P, diperkriakan turun menjadi 55.7 dari 56 (-) dan, 3) US, New Home Sales MoM, Apr, diperkriakan naik menjadi -1.70% dari -8.60% (+).

Perspektif teknikal 
Support Level :   6772/6702/6602
Resistance Level :  6941/7041/7111 
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up to Down (-)

TRADING IDEAS : 
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

ANTM: Trading Buy
• Close 2530, TP 2630
• Boleh buy di level 2480-2530
• Resistance di 2630 & support di 2480
• Waspadai jika tembus di 2480
• Batasi resiko di 2330

TINS: Trading Buy
• Close 1750, TP 1810
• Boleh buy di level  1735-1750
• Resistance di 1810 & support di 1735
• Waspadai jika tembus di 1735
• Batasi resiko di 1660

PTBA : Trading Buy
• Close 4100, TP 4170
• Boleh buy di level  4070-4100
• Resistance di 4170 & support di 4070
• Waspadai jika tembus di 4070
• Batasi resiko di 3970

AALI:  Trading Buy
• Close 12325, TP 12875
• Boleh buy di level  12025-12325
• Resistance di 12875 & support di 12025
• Waspadai jika tembus di 12025
• Batasi resiko di 11175

INTP:  Trading Buy
• Close 10075, TP 10175
• Boleh buy di level  9975-10075
• Resistance di 10175 & support di 9975
• Waspadai jika tembus di 9975
• Batasi resiko di 9775

GGRM:  Trading Buy
• Close 30600, TP 31075
• Boleh buy di level  30250-30600
• Resistance di 31075 & support di 30250
• Waspadai jika tembus di 30250
• Batasi resiko di 29425

Ket.  TP : Target Price


(Disclaimer ON) 


Baca laporan selengkapnya…