< Kembali

Daily News 27 September 2022

27 September 2022

*MARKET SUMMARY*

KB VALBURY SEKURITAS 
Tuesday, 27 September 2022

HEADLINE NEWS
•    RUPSLB WSKT setujui rencana Rights Issue dan terbitkan obligasi
•    Anak usaha WSKT kurangi saham di PT Waskita Fim Perkasa Realti 
•    Pendapatan JSMR 1H22 naik 9,59% YoY, laba turun 14,13% YoY
•    ASSA bentuk cucu usaha di bidang logistik
•    ADMF siapkan dana untuk lunasi obligasi Rp 703 miliar
•    BFIN dapat kredit sindikasi Rp1,6 triliun dari 4 BPD
•    PPRO perkirakan telah capai 58% target marketing sales 
•    PPRO telah lunasi utang jatuh tempo di 2022 senilai Rp2,5 triliun
•    PNGO targetkan penjualan CPO dapat capai 100.000 ton tahun ini 
•    RUPSLB PJAA menyetujui rencana perluasan kawasan
•    TINS telah mereklamasi 2.815,39 ha lahan bekas tambangnya
•    PSSI beri fasilitas kredit ke anak usaha Rp225 juta
•    ZONE targetkan penjualan 2022 naik 20% dan buka 40 gerai baru
•    Komisi XI setujui restrukturisasi dan PMN GIAA
•    GIAA diproyeksi dapat bukukan laba USD 3,8 miliar
•    BUKA akan konversi 5.06 miliar saham MESOP 3-11 Oktober 2022 
•    IATA targetkan produksi batubara 10 juta MT pada tahun 2023
•    TOBA akan fokus garap bisnis EBT dan kendaraan listrik
•    BINA pacu kredit, laba perseroan naik 128%
•    JGLE catatkan rugi pada Semester I 2022
•    BUMI akan private placement 18 Oktober 2022
•    BBNI akan transformasi Bank Mayora di 2023


VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri: 
Anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mengalami surplus senilai Rp107,4 triliun pada Agustus 2022. Penerimaan negara tercatat Rp1.764,4 triliun atau tumbuh 49,8%. Kontribusinya berasal dari penerimaan pajak mencapai Rp1.171,8 triliun, kepabeanan dan cukai mencapai Rp206,2 triliun, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp386 triliun. Kinerja APBN sampai dengan Agustus 2022 terjaga, ditopang kinerja pendapatan negara dan belanja yang positif. Sementara, untuk realisasi belanja negara hingga akhir Agustus 2022 tercatat senilai Rp1.657. Terdiri dari belanja Pemerintah pusat (BPP)Rp1.178,1 triliun, dan Transfer ke daerah (TKD) terealisasi sebesar Rp478,9 triliun.

PMI Indonesia meningkat di tengah kontraksi dan pelemahan manufaktur di negara-negara besar seperti Eropa, China, dan Amerika Serikat (AS). Perlambatan aktivitas manufaktur global semakin dalam pada Agustus 2022. Dari distribusi kinerja PMI Manufaktur Agustus 2022 negara G20 dan Asean-6, hanya 24% negara saja yang tingkat PMI-nya yang terakselerasi di level ekspansif dan meningkat dari bulan sebelumnya. Negara-negara tersebut di antaranya Indonesia, Thailand, Filipina, Rusia, Vietnam, dan Arab Saudi.

Sentimen pasar dari luar negeri : 
Bank Dunia telah menyampaikan bahwa resesi bisa saja terjadi pada tahun 2023 mendatang. Resesi ini dapat saja benar-benar terjadi lantaran bank sentral di seluruh dunia telah meningkatkan suku bunga secara ekstrem. ank Dunia sudah menyampaikan kalau bank sentral di seluruh dunia melakukan peningkatan suku bunga secara cukup ekstrem dan bersama-sama, maka dunia pasti mengalami resesi di 2023. Negara maju meningkatkan suku bunga dalam rangka penjinakan inflasi yang sedang terjadi.

Prediksi IHSG : 
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (27/09/22), ditengah variatifnya sentimen baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mengalami surplus senilai Rp107,4 triliun pada Agustus 2022 (+), 2) PMI Indonesia meningkat di tengah kontraksi dan pelemahan manufaktur di negara-negara besar seperti Eropa, China, dan AS (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Senin (26/09) ditutup melemah (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona hijau (+), Sentimen global ; 1) Bank Dunia telah menyampaikan bahwa resesi bisa saja terjadi pada tahun 2023 mendatang (-) dan, 2) US, Durable Goods Orders, Aug P, diperkirakan turun menjadi -0.30% dari -0.10% (-) dan, 3) US, New Home Sales, Aug, diperkirakan turun menjadi 500k dari 511k (-).


Perspektif teknikal 
Support Level :   7064/7001/6963
Resistance Level :  7166/7204/7267 
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up to Down (-)

TRADING IDEAS : 
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

TLKM: Trading Buy
• Close 4460, TP 4550
• Boleh buy di level 4340-4460
• Resistance di 4550 & support di 4340
• Waspadai jika tembus di 4340
• Batasi resiko di 4130

BBRI: Trading Buy
• Close 4540, TP 4580
• Boleh buy di level  4450-4540
• Resistance di 4580 & support di 4450
• Waspadai jika tembus di 4450
• Batasi resiko di 4320

BMRI : Trading Buy
• Close 9250, TP 9425
• Boleh buy di level  9000-9250
• Resistance di 9425 & support di 9000
• Waspadai jika tembus di 9000
• Batasi resiko di 8575

SMGR:  Trading Buy
• Close 7425, TP 7525
• Boleh buy di level  7300-7425
• Resistance di 7525 & support di 7300
• Waspadai jika tembus di 7300
• Batasi resiko di 7075

GGRM:  Trading Buy
• Close 23050, TP 23675
• Boleh buy di level  22250-23050
• Resistance di 23675 & support di 22250
• Waspadai jika tembus di 22250
• Batasi resiko di 20825

ICBP:  Trading Buy
• Close 9075, TP 9175
• Boleh buy di level  8925-9075
• Resistance di 9175 & support di 8925
• Waspadai jika tembus di 8925
• Batasi resiko di 8675

Ket.  TP : Target Price


(Disclaimer ON) 



Baca laporan selengkapnya…