< Kembali

Daily News 28 September 2022

28 September 2022

*MARKET SUMMARY*

KB VALBURY SEKURITAS 
Wednesday, 28 September 2022

HEADLINE NEWS
•    ASII dikabarkan mempertimbangkan jual PT Asuransi Jiwa Astra
•    UNTR akan bagikan dividen interim Rp818/saham
•    SMGR jalin kerjasama dengan Amazon Web Services 
•    MLPL jual 12.69% saham LPPF ke 3 anak usahanya Rp 1,19 triliun
•    WMPP  jalin kerjasama dengan PT Spade Investment International
•    Anak usaha GOOD melakukan penjualan aset tanah di 3 lokasi
•    TOOL beli 2 unit gudang dan 3 unit rukan Rp25 miliar
•    LINK dapat fasilitas pembiayaan syariah Rp1,5 triliun dari BNLI
•    BNII siapkan dana Rp237,25 miliar. untuk lunasi obligasi 
•    TRIN pasarkan 3 proyek baru, targetkan pra-penjualan Rp900 miliar
•    BBNI kucurkan pembiayaan hijau Rp176,6 triliun di semester I 2022
•    WSBP optimistis pasokan produk Precast Tol Kataraja capai 50%
•    LTLS optimistis pendapatan dapat naik15% pada tahun 2022
•    BUKA 3x tawarkan saham ke karyawan
•    SULI rampungkan proses restrukturisasi utang dengan BMRI
•    APLN siapkan proyek Super Premium di IKN Nusantara
•    BFIN dapat fasilitas kredit sindikasi sebesar Rp 1,6 triliun
•    BACA jajaki rights issue Rp1,99 triliun
•    BVIC berencana akan rights issue 5 miliar lembar


VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri: 
Penerimaan pajak bersih sebagian besar lapangan usaha menunjukkan kinerja yang positif pada Agustus 2022. Namun, ada penurunan pertumbuhan beberapa pos, seperti pos pertambangan dan industri pengolahan. Ini perlu diwaspadai, jangan sampai menunjukkan pelemahan dari pemulihan ekonomi nasional. Sektor pertambangan pada Agustus 2022 tumbuh 71,4%, atau menurun dari pertumbuhan pada bulan Juli 2022 yang mencapai 121,0%. Sedangkan industri pengolahan terpantau tumbuh 29,2%, atau lebih rendah dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 56,7%. Selain dua sektor tersebut, ada sektor perdagangan yang tumbuh 61,3% atau turun dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang mencapai 65,2%.

Indonesia mengantisipasi terhadap kemungkinan terjadinya pelemahan kinerja perekonomian dunia akibat inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga. Hal itu tercermin dari kinerja Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur secara global mengalami penurunan dari level 51,1 ke level 50,3. Tidak hanya dari sektor manufaktur, secara global perekonomian dunia masih cukup tertekan dengan perkiraan terjadi koreksi ke bawah. Pemerintah akan tetap menyiagakan instrumen fiskal sebagai shock absorber dalam menjaga perekonomian nasional.

Sentimen pasar dari luar negeri : 
Presiden The Fed Chicago Charles Evans mengatakan bahwa dirinya merasa khawatir tentang bank sentral Amerika Serikat (AS) yang menaikkan suku bunga terlalu cepat, meskipun ini upayanya untuk mengatasi inflasi yang tak terkendali. Evans mengatakan dirinya tetap sangat optimis bahwa ekonomi AS dapat menghindari resesi, asalkan tidak ada guncangan eksternal lebih lanjut.

Prediksi IHSG : 
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (28/09/22), ditengah variatifnya sentimen baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Penerimaan pajak bersih sebagian besar lapangan usaha menunjukkan kinerja yang positif pada Agustus 2022 (+), 2) Indonesia mengantisipasi terhadap kemungkinan terjadinya pelemahan kinerja perekonomian dunia akibat inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan depresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak variatif (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Selasa (27/09) ditutup beragam (+/-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (+), Sentimen global ; 1) US, Wholesale Inventories MoM, diperkirakan turun menjadi 0.4% dari 0.6% (-), 2) US, Retail Inventories MoM, diperkirakan turun menjadi 1.0% dari 1.1% (-) dan, 3) US, Pending Home Sales YoY, diperkirakan turun menjadi -24.5% dari -22.5% (-).

Perspektif teknikal 
Support Level :   7081/7049/7023
Resistance Level :  7139/7165/7196 
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down to Up (-)

TRADING IDEAS : 
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

PGAS: Trading Buy
• Close 1750, TP 1775
• Boleh buy di level 1720-1750
• Resistance di 1775 & support di 1720
• Waspadai jika tembus di 1720
• Batasi resiko di 1665

UNTR: Trading Buy
• Close 33400, TP 33675
• Boleh buy di level  33100-33400
• Resistance di 33675 & support di 33100
• Waspadai jika tembus di 33100
• Batasi resiko di 32525

INCO : Trading Buy
• Close 6575, TP 6700
• Boleh buy di level  6500-6575
• Resistance di 6700 & support di 6500
• Waspadai jika tembus di 6500
• Batasi resiko di 6300

SMGR:  Trading Buy
• Close 7500, TP 7575
• Boleh buy di level  7400-7500
• Resistance di 7575 & support di 7400
• Waspadai jika tembus di 7400
• Batasi resiko di 7225

CTRA:  Trading Buy
• Close 1015, TP 1035
• Boleh buy di level  990-1015
• Resistance di 1035 & support di 990
• Waspadai jika tembus di 990
• Batasi resiko di 945

CPIN:  Trading Buy
• Close 5725, TP 5800
• Boleh buy di level  5650-5725
• Resistance di 5800 & support di 5650
• Waspadai jika tembus di 5650
• Batasi resiko di 5500

Ket.  TP : Target Price


(Disclaimer ON) 



Baca laporan selengkapnya…