< Kembali

Daily News 29 September 2022

29 September 2022

*MARKET SUMMARY*

KB VALBURY SEKURITAS 
Thursday, 29 September 2022

HEADLINE NEWS
•    EXCL jalin kerjasama dengan Huawei terapkan FDD Smart 8T8R
•    WSKT suntik modal Rp35,26 miliar ke  PT Waskita Bumi Wira
•    ADCP jajaki kerjasama dengan Hyundai Engineering Co Ltd 
•    ASII tidak memiliki rencana untuk melakukan buyback saham
•    ADRO pacu diversifikasi bisnis di luar industri batubara 
•    PT Caraka Reksa Optima telah tuntaskan tender offer saham PTRO
•    BBKP jalin kerjasama dengan PT Perusahaan Pengelola Aset 
•    Pemegang saham pengendali VICO kurangi kepemilikan
•    KINO dapat pinjaman dari anak usaha Rp200 miliar
•    BTPN bermitra dengan Microsoft Indonesia kembangkan CWB
•    ASII berencana memperluas portofolionya ke proyek bandara
•    BMRI belum berencana melakukan penyesuaian suku bunga kredit
•    BIRD kurangi emisi, perseroan pacu pemakaian sumber EBT
•    AGRO siapkan strategi untuk cari dana murah 
•    GGRP siap mendukung pembangunan ibu kota Negara
•    MLIA pacu penjualan produk botol kemasan dan kaca otomotif
•    ADMF siapkan Rp703 miliar untuk lunasi obligasi


VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri: 
Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah menyepakati Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 dalam pembicaraan tingkat I. Selanjutnya, pemerintah sepakat untuk diteruskan dalam pembicaraan tingkat dua tentang pengambilan keputusan terhadap RUU APBN 2023 di sidang paripurna DPR RI. Terdapat beberapa poin yang sudah disepakati dalam pembahasan APBN 2023 ini. Di antaranya, penerimaan negara ditetapkan sebesar Rp 2.463,02 triliun atau lebih besar Rp 19,4 triliun dibandingkan dengan usulan sebelumnya sebesar Rp 2.443,5 triliun. Sementara itu, belanja pemerintah pusat dalam APBN 2023 disepakati sebesar Rp 2.246,45 triliun atau meningkat Rp 16,4 triliun dari usulan RAPBN sebesar Rp 2.230,02 triliun. Selanjutnya, defisit APBN disepakati sebesar Rp 598,2 triliun atau 2,84 persen dari total PDB 2023 Rp 21.037 triliun.

Sentimen pasar dari luar negeri : 
Resesi ekonomi telah menjadi hantu menyeramkan bagi seluruh negara di dunia. Ramalan sejumlah lembaga dunia memperkirakan negara-negara di dunia akan jatuh ke jurang resesi secara berjamaah. Organisasi untuk Kerja sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memperkirakan pertumbuhan global akan melambat pada tahun ini. Ekonomi global hanya akan tumbuh 3% pada 2022 dan melambat menjadi 2,2% pada 2023. 

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakankemungkinan untuk menurunkan rekor inflasi tinggi bersamaan dengan mempertahankan pasar tenaga kerja yang sehat. Sejauh ini The Fed terus berupaya secara agresif menekan ledakan inflasi yang salah satunya melalui menaikkan suku bunga. 

Prediksi IHSG : 
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (29/09/22), ditengah beragamnya katalis baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Pernyataan Sri Mulyani ekonomi Indonesia terus terakselerasi. Hal ini tercermin pada level PDB riil semester I tahun ini yang mencapai 7,1% di atas level sebelum pandemi Covid-19 (+), 2) Masifnya capital outflow di pasar obligasi dan saham domestik, mendorong kekhawatiran investor terhadap potensi resesi global. (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan depresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak menguat (+), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Rabu (28/09) ditutup naik (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak vaiatif (+/-), Sentimen global ; 1) US, GDP Annualized QoQ, diperkirakan tetap -0.6% (-) 2) US, Initial Jobless Claims, diperkirakan naik menjadi 215 ribu dari 213 ribu (-) dan, 3) US, Continuing Claims, diperkirakan naik menjadi 1383 ribu dari 1379 ribu (-).

Perspektif teknikal 
Support Level :   7048/7019/6965
Resistance Level :  7132/7186/7215 
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down to Up (+)

TRADING IDEAS : 
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

TLKM: Trading Buy
• Close 4470, TP 4530
• Boleh buy di level 4400-4470
• Resistance di 4530 & support di 4400
• Waspadai jika tembus di 4400
• Batasi resiko di 4270

GGRM: Trading Buy
• Close 24400, TP 25450
• Boleh buy di level  23050-24400
• Resistance di 25450 & support di 23050
• Waspadai jika tembus di 23050
• Batasi resiko di 20650

HMSP : Trading Buy
• Close 920, TP 950
• Boleh buy di level  900-920
• Resistance di 950 & support di 900
• Waspadai jika tembus di 900
• Batasi resiko di 850

BBRI:  Trading Buy
• Close 4520, TP 4560
• Boleh buy di level  4480-4520
• Resistance di 4560 & support di 4480
• Waspadai jika tembus di 4480
• Batasi resiko di 4400

BMRI:  Trading Buy
• Close 9300, TP 9500
• Boleh buy di level  9175-9300
• Resistance di 9500 & support di 9175
• Waspadai jika tembus di 9175
• Batasi resiko di 8850

TOWR:  Trading Buy
• Close 1230, TP 1250
• Boleh buy di level  1210-1230
• Resistance di 1250 & support di 1210
• Waspadai jika tembus di 1210
• Batasi resiko di 1170

Ket.  TP : Target Price


(Disclaimer ON) 



Baca laporan selengkapnya…