Back
Ekspor nikel kadar rendah bantu pendanaan ANTM
17 January 2017
Dibukanya izin ekspor nikel kadar rendah membantu Aneka Tambang (ANTM) terkait pendanaan bagi proyek hilirisasi yang direncanakan. Adapun proyek tersebut adalah pabrik feronikel tahap pertama di Halmahera Timur, pabrik alumina di Kalimantan Barat dan rencana pabrik precious metal refinery. Perseroan menyatakan sekitar 5 juta ton nikel kadar rendah sejak 2014 belum dimanfaatkan. Pasalnya smelter dalam negeri tidak menyerap bijih nikel tersebut. Bila harga nikel tersebut USD 30 per ton maka terdapat potensi ekonomis sebesar USD 150 juta.