TLKM akan proses shutdown Satelit Telkom-1
Manajemen Telekomunikasi Indonesia (TLKM) telah mengambil keputusan untuk melakukan proses shutdown Satelit Telkom-1 setelah mempertimbangkan rekomendasi Lockheed Martin. Menurut Lockheed Martin sebagai pabrikan Satelit Telkom-1, pada 28 Agustus 2017 satelit Telkom-1 tidak dapat berfungsi normal dan terjadi kebocoran bahan bakar hingga di bawah level minimum. Karena itu Lockheed Marin merekomendasikan agar segera dilakukan shutdown atas satelit Telkom-1 tersebut. Sebagai langkah mitigasi risiko, Telkom akan bekerja sama dengan beberapa institusi internasional yang berkompeten untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan termasuk pengadaan polis asuransi third party liability. Sementara progress recovery layanan pengalokasian transponder pengganti akan mencapai 100% pada tanggal 30 Agustus 2017 sesuai dengan target yang direncanakan.