Asuransi Jiwa Generali Indonesia gandeng BBTN, targetkan rasio BOPO tahun 2013 di kisaran 76%-80%
Bank Tabungan Negara (BBTN) berusaha untuk mengembangkan bancassurance untuk menumbuhkan pertumbuhan fee based income. BTN bekerja sama dengan PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia. Sebelumnya BTN telah menjalin kerja sama dengan Zurich dan Jiwasraya. Tahun ini BTN menargetkan kenaikan fee based income sebesar 66% menjadi Rp 957,8 miliar dari fee based income tahun 2012 sebesar Rp 577 miliar. Target pencapaian fee based income tersebut bersumber dari berbagai transaksi, yaitu peningkatan tabungan, bank garansi dan peningkatan jasa perbankan, dimana bancassurance termasuk ke dalamnya. Bank Tabungan Negara (BBTN) juga menyasar nasabah kaya, dengan katari memiliki saldo minimum Rp 250 juta. Tahun 2013 ini BTN menargetkan jumlah nasabah kaya tumbuh 40% yang diproyeksikan meningkat menjadi 7.000 orang dari tahun lalu sekitar 5.000 orang. r Bank Tabungan Negara (BBTN) menargetkan rasio biaya operasional pada pendapatan operasional (BOPO) tahun 2013 di kisaran 76%-80% dari posisi saat ini 83%. Untuk itu perseroan akan menurunkan beban biaya dana (cost of fund) dan melakukan efisiensi terhadap biaya-biaya lain. BTN menargetkan kenaikan fee based income sebesar 66% menjadi Rp 957,8 miliar dari sebelumnya Rp 577 miliar.