Kembali
BBTN sedang menyiapkan penerbitan surat hutang
25 Januari 2016
Bank Tabungan Negara (BBTN) sedang menyiapkan penerbitan surat hutang untuk mendukung ekspansi perusahaan tahun ini. Perusahaan pada tahun ini membutuhkan pendanaan di luar dana masyarakat sekitar Rp10 triliun. BBTN akan mencari pendanaan melalui surat hutang atau obligasi, netiable certificate deposit (NCD), efek beragun aset surat partisipasi (EBA-SP), maupun pinjaman bilateral. Terkait dengan penerbitan obligasi, perusahaan telah mengajukan izin penerbitan obligasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun, obligasi yang diterbitkan akan bernilai Rp3 triliun dengan jangka waktu 5 tahun dan diharapkan bisa terlaksana pada semester I tahun ini.