BBTN siap turunkan suku bunga kredit, keluarkan produk e-money di tahun 2015
Bank Tabungan Negara (BBTN) siap menurunkan suku bunga kredit termasuk untuk kredit kepemilikan rumah (KPR). Penurunan itu akan dilakukan secara bertahap sejalan dengan jatuh tempo dana mahal nasabah perseroan. Sejak sebulan lalu perseroan telah menurunkan suku bunga deposito sehingga arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat menjadi pendorong untuk memperbaiki net interest margin (NIM) perseroan. BBTN telah menurunkan suku bunga deposito dari 11% menjadi 10,25% atau setara dengan 75 basis poin (bps) pada 1 Oktober 2014. Selanjutnya perseroan akan menurunkan lagi menjadi maksimal sebesar 9,75% sesuai ketentuan OJK untuk bank kateri BUKU III. Bank Tabungan Negara (BBTN) berencana mengeluarkan produk elektronik money (e-money) sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional non-Tunai (GNNT). Sebelum masuk dalam bisnis e-money (uang elektronik), BTN terlebih dahulu membuat layanan perbankan terpadu untuk komunitas penjualan pulsa melalui rekening genggam. Namun perseroan belum mengajukan izin kepada bank sentral atas rencana itu. Rencana itu akan disampaikan kepada Bank Indonesia di awal tahun 2015.