Back
ADRO - Adaro Energy

ADRO kembangkan bisnis batu bara kokas

25 April 2018

Pada 2018 Adaro Energy (ADRO) menganggarkan capex sebesar USD 750 juta-USD 900 juta yang bersumber dari kas internal. Nilai belanja modal itu meningkat signifikan dari tahun 2017 sejumlah USD 229 juta. Adaro Energy (ADRO) mengalokasikan belanja modal senilai USD 200 juta–USD 300 juta pada tahun 2018 untuk pengembangan lini bisnis batu bara kokas. Alokasi belanja modal tahun 2018 paling besar digunakan untuk pembelian alat berat sekitar USD 300 juta dan pengembangan Adaro MetCoal Companies (AMC) berkisar USD 200 juta–USD 300 juta. Pada tahun 2018 AMC menargetkan produksi dan penjualan sejumlah 1 juta ton. Saat ini perusahaan baru mengeksplorasi 1 konsensi dengan cadangan 54 juta juta ton, dari total 7 konsesi yang ada. Pada tahun 2017 total produksi AMC mencapai 900.000 ton, sedangkan penjualan sejumlah 740.000 ton. Konsumen batu bara kokas perseroan ialah Eropa, Jepang, India, China, dan Indonesia. Ke depan Adaro akan memiliki 2 produk batu bara unggulan, yakni thermal dan kokas. Produk kokas menjadi diversifikasi bisnis batu bara thermal yang digunakan untuk pembangkit listrik dan pabrik semen. Saat ini perusahaan masih dalam proses akuisisi tambang kokas di Australia.

Related Research

Mining
ADRO - Safer Bet on Coal
Benyamin Mikael 04 June 2024 See Detail
Mining
ADRO - Building the New Core: Toward Sustainable Value
Laurencia Hiemas 14 March 2025 See Detail
Mining
ADRO - On cloud nine
Devi Harjoto 02 September 2022 See Detail