ANTM alokasikan capex 2017 sebesar Rp 2,56 triliun
Aneka Tambang (ANTM) memperkirakan alokasi belanja modal tahun 2017 sebesar Rp 2,56 triliun. Belanja modal itu antara lain untuk memenuhi kebutuhan investasi proyek pembangunan pabrik feronikel Halmahera Timur (P3FH). Perseroan memproyeksikan peningkatan kinerja feronikel serta emas pada tahun 2017. Volume produksi dan penjualan feronikel ditargetkan sebanyak 24.100 ton nikel dalam feronikel (TNi), sedangkan emas sebanyak 2.270 kg dengan penjualan mencapai 11,4 ton. Untuk mendorong penjualan emas, Antam telah resmi masuk industri perhiasan dengan brand Logam Mulia (LM). Saat ini Antam memiliki 13 butik emas LM. Selain itu Antam menjalin sinergi dengan PT. Pos Indonesia (Persero) sebagai mitra penyedia fasilitas penjualan, pembayaran, dan distribusi produk LM. Pada tahap awal sebanyak 109 kantor pos direncanakan menjadi saluran bagi masyarakat untuk mendapatkan emas logam mulia.