Back
BBTN cari tambahan dana Rp9 triliun
20 August 2018
Bank Tabungan Negara (BBTN) sedang mempertimbangkan sejumlah alternatif sumber pendanaan, termasuk pinjaman bilateral dan sekuritisasi aset untuk memenuhi kebutuhan wholesale funding yang mencapai Rp18 triliun pada tahun ini. Adapun perseroan masih memiliki kebuthan sekitar Rp8 triliun – Rp9 triliun yang belum tercapai. Namun demikian, perseroan belum menentukan opsi pendanaan yang akan diambil. Selain pilihan dalam bentuk pinjaman luar negeri, BBTN akan mempertimbangkan penerbitan netiable certificate of deposits (NCD) dan loan sindycation.