BBTN targetkan wholesale funding Rp14 triliun
Bank Tabungan Negara (BBTN) menargetkan total dana nonkonvensional atau wholesale funding yang dihimpun pada 2019 dapat mencapai Rp14 triliun, lebih rendah dari realisasi 2018 senilai Rp18 triliun. Dana tersbut kemungkinan akan terdiri dari sekuritisasi sintetik atas aset Kredit Pemilikan Rumah (KPR), penerbitan obligasi, netiable certificate of deposit (NCD), pinjaman bilateral, pinjaman sindikasi, dan global bonds. Hingga semester I/2019, perseroan akan melakukan sekuritisasi sintetik KPR senilai Rp2 triliun dan pinjaman bilateral senilai Rp2-3 triliun. Adapun per Desember 2018, perseroan telah menarik dana pinjaman sindikasi senilai US$130 juta dimana US$100 juta sudah dicairkan di bulan yang sama dan sisanya akan dicairkan pada kuartal I/2019.