Back
GGRM - Gudang Garam

Danareksa (OD) Recommend BUY GGRM - TP 40.000

Gudang Garam (GGRM) sebagai salah satu produsen rokok bungkus sigaret terbesar terus-menerus memperbaiki strategi bisnisnya. Manajemen kas yang lebih baik setelah konsolidasi distributor perseroan mendorong penguatan posisi kas dan karena itu menunjukkan penguatan kinerja. Untuk mendorong penjualan perseroan melakukan iklan yang agresif dan promosi kegiatan. Hal ini dan kemampuan daya saing harga perseroan mendorong pendapatan sebesar 10.9%-9.2% pada 2010-11F menjadi Rp 37-40 triliun. Danareksa (OD) menetapkan target harga Rp 40,000 dan rekomendasi BUY. r Siklus konversi kas - sekitar 242 hari pada FY09 – seharusnya mengalami normalisasi menjadi sekitar 230 hari pada FY10F sesuai perkiraan OD. OD memperkirakan hari inventori dan piutang mengalami penurunan masing – masing menjadi sekitar 225 dan 10 hari, mengingat perbaikan manajemen yang baik setelah konsolidasi distribusi. Posisi kas seharusnya mengalami perbaikan menjadi sekitar Rp 1.9 triliun pada akhir FY10F dari Rp 1.4 triliun pada akhir Juni 2010. r OD memperkirakan rasio iklan terhadap penjualan menjadi 3.5% in FY10F, karena perseroan meingkatkan usaha pemasaran. Biaya periklanan meningkat 81% pada FY10F mencapai 4.3% dari total penjualan perseroan. Selain menjadi sponsor utama Piala Dunia 2010, GGRM juga melakukan iklan produk substansial untuk mempromosikan produk Surya Pro Mild. r Kenaikan harga untuk keempat kalinya terjadi pada Juni 2010 sebesar 2%, menegaskan kepercayaan OD mengenai kemampuan perseroan untuk membebankan pajak cukai pada pembeli dan mempertahankan pangsa pasar. GGRM pertama kali menaikkan harga jual pada Maret 2010 untuk mengurangi sebagian kenaikan pajak cukai. Secara kumulatif kenaikan harga jual menjadi 6%-12% bagi sigaret kretek mesin namun hanya 1.2% YTD bagi sigaret kretek tangan.

Related Research

Cigarette
GGRM - Earnings spike on lower input costs; above
Akhmad Nurcahyadi 20 May 2026 See Detail
Cigarette
GGRM - Softer excise and selling costs drive FY25 earnings beat
Akhmad Nurcahyadi 09 April 2026 See Detail