Danareksa (OD) Recommend Maintain BUY BBRI - TP 9000 (Upgrade)
Danareksa (OD) menaikkan perkiraan EPS FY09-10E sebesar 13%-9% mengindikasikan : 1) kenaikan perkiraan pertumbuhan pinjaman, 2) fee based income yang lebih besar dan 3) penurunan biaya operasional. r Kinerja 9M09 BBRI melampaui perkiraan OD dengan pendapatan bunga bersih mengalami pertumbuhan 5% QoQ, didorong oleh kenaikan pertumbuhan pinjaman 4% QoQ atau sekitar 20% pertumbuhan YTD – sejauh ini tertinggi pada industri perbankan. NIM tetap stabil sebesar 9.2% pada 9M09 dan NPL diperkirakan mengalami kenaikan pada 3Q09. Biaya operasional mengalami kenaikan 20% QoQ (karena penambahan cabang), hal ini di bawah perkiraan OD sebelumnya, dengan rasio cost to income di bawah 50%. Dengan demikian OD menaikkan target harga Rp 9,000, dan mempertahankan rekomendasi BUY. r OD menaikkan perkiraan pertumbuhan pinjaman menjadi 26% pada FY09E, namun mempertahankan perkiraan FY10E sebesar 21%. Pertumbuhan pada pinjaman melampaui perkiraan OD, mencapai Rp 194 triliun. NPL KUR mencapai sekitar 6.7% pada 9M09, atau lebih tinggi dibandingkan 1H09 sebesar 6.4%. Strategi BBRI cukup jelas untuk menumbuhkan pinjaman SME, dimana permintaan didorong oleh konsumsi dan hasil yang tinggi. Strategi ini didukung oleh CAR yang tinggi sebesar 13.5% yang akan diperkuat lebih jauh melalui penerbitan subdebt sebesar Rp 3 triliun pada 4Q09. r NIM tetap sebesar 9.21% pada 9M09, atau mengalami penurunan dari 1H09 sebesar 9.29%. Pertumbuhan pinjaman yang lebih tinggi didukung oleh aset yield sebesar 14.8% dan yang lebih penting penurunan biaya pendanaan dari sebesar 57.8% pada 1H09 menjadi 58.1% pada 9M09, sehingga mengurangi COF sebesar 13 bps menjadi 6.27%. Hal ini masih lebih besar dibandingkan pada FY08 sebesar 5.2% karena simpanan mengalami pertumbuhan 10% YTD. r Cost to income ratio (CIR) tetap rendah sebesar 43% pada 9M09, mengalami penurunan sebesar 50% dari FY08. Dan akan tetap rendah sekitar 42% pada YE09 dan 40% pada 2010. r NPL mengalami kenaikan 3.9% dari 1H09 sebesar 3.7% didorong oleh NPL kecil dan menengah masing – masing 5.4% dan 10.7%, dari 1H09 sebesar 4.7% dan 8.7%. Namun manajemen percaya NPL telah mencapai puncaknya, dan NPL diperkirakan mengalami penurunan pada 4Q09 berkat restrukturisasi hutang dan write-offs.