BMRI komitmen dukung pengembangan infrastruktur Indonesia
Bank Mandiri (BMRI) memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung pengembangan infrastruktur di Indonesia, termasuk sektor ketenagalistrikan. Hingga akhir tahun 2016, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit, baik secara bilateral maupun sindikasi, sebesar Rp 25,5 triliun atau 3,6% dari total keseluruhan portofolio kredit. Jumlah tersebut termasuk penyaluran pembiayaan yang dilakukan perseroan ke program pembangunan pembangkit listrik 35.000 Megawatt, yang diperkirakan membutuhkan investasi per tahun mencapai Rp 225 triliun selama periode 2015-2019. Salah satu pembiayaan yang dilakukan adalah penyaluran kredit sindikasi senilai total Rp 24 triliun untuk capex PLN, dimana porsi Bank Mandiri sebesar Rp 7,25 triliun. Bank Mandiri juga membiayai project PLTU Kalteng-1 (2x100 MW) di Desa Tumbang Kajuei, Kec. Rungun, Kab. Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan PLTU Embalut (2X100 mw) di Desa Tanjung Batu, Kec. Tenggarong Seberang, Kab. Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Perseroan menargetkan pertumbuhan pembiayaan sektor kelistrikan sekitar 18% pada tahun 2017, dengan komposisi bilateral dan sindikasi yang akan ditentukan oleh jenis dan kebutuhan proyek yang dibiayai.