Kembali
EXCL - XL Axiata

EXCL bukukan rugi Rp3.29 triliun di 2018

18 Februari 2019

XL Axiata (EXCL) membukukan rugi bersih 2018 hingga Rp3,29 triliun, sementara pendapatan tercatat naik 0,4% YoY menjadi Rp23 triliun. Kerugian tersebut dampak dari penutupan seluruh layanan 2G yang menyebabkan depresiasi BTS 2G yang dipercepat dan dibukukan pada 2018. Sejak awal tahun 2018 lalu, EXCL telah memberhentikan layanan 2G di beberapa area dan mengurangi penggunaan jaringan di beberapa area lainnya. Pengurangan layanan 2G merupakan bagian dari strategi transformasi perseroan untuk lebih fokus ke bisnis data dan penyediaan internet seluler. Langkah tersebut membuat perseroan dapat memperbarui spektrum jaringannya menjadi 4G dari 2G. Di sisi lain kenaikan pendapatan EXCL selama 2018 ditopang oleh pendapatan data tumbuh sebesar 13,77% YoY menjadi Rp14,89 triliun, Kontribusi dari pendapatan layanan data tersebut juga naik menjadi 80% terhadap total pendapatan pada akhir 2018, dari sebelumnya yang tumbuh 69%. Per akhir tahun 2018, tercatat penetrasi ponsel pintar EXCL mencapai 80% dan layanan jaringan 4G LTE mencapai 400 kota dan menperasikan 118.000 BTS.

Related Research

Telecommunication & Tower
EXCL - Betting on improvement
Devi Harjoto 15 November 2022 Lihat Detail
Telecommunication & Tower
EXCL - Banking on convergence
Devi Harjoto 23 November 2023 Lihat Detail
Telecommunication & Tower
EXCL - Trying to dive deeper
Steven Gunawan 11 September 2024 Lihat Detail