Pendapatan ISAT per 9M15 naik 10,5% YoY
Indosat (ISAT) mencatat kenaikan pendapatan 10,5% YoY per September 2015 menjadi Rp 19,58 triliun dari sebelumnya Rp 17,72 triliun. Kenaikan pendapatan antara lain didorong oleh kenaikan jumlah pelanggan dan kemampuan perseroan untuk memperluas jaringan sehingga mampu memberikan pelayanan yang memuaskan. Laba usaha naik 284,3% dari Rp 491,3 miliar menjadi Rp 1,89 triliun. Pendapatan selular, data tetap atau MIDI dan telepon tetap masing-masing memberikan kontribusi 82%, 14% serta 4% terhadap konsolidasi perusahaan. Sementara pelanggan Indosat meningkat 27,3% di kuartal III 2015 dibanding periode sama 2014 menjadi 69 juta pelanggan dari 54,2 juta pelanggan. Indosat (ISAT) menganggarkan belanja modal 2016 Rp7 triliun, sama dengan belanja modal tahun ini. Terdapat kemungkinan realisasi belanja modal 2015 lebih tinggi dari pedoman Rp6-Rp7 triliun. Hal tersebut dikarenakan capex untuk beberapa proyek yang harusnya dikerjakan tahun lalu, digeser pengerjaannya ke tahun ini, serta ditambah juga dengan proyek 4G.