PTBA anggarkan belanja modal Rp5 triliun
Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menganggarkan belanja modal mencapai Rp5 triliun untuk membangun sistem elektrifikasi pertambangan. Alokasi belanja modal pada tahun depan tersebut meningkat 127,27% dibandingkan tahun ini sebesar Rp2,2 triliun. Sumber dana untuk belanja modal tersebut mayoritas berasal dari kas internal perseroan. Pada tahun depan perseroan akan berkonsentrasi untuk mengembangkan peralatan tambang dengan tenaga listrik. Pengembangan tersebut dilakukan seiring dengan pembangunan pembangkit listrik perseroan sebesar 2x10 megawatt. Adapun belanja modal tahun ini telah terserap lebih dari 70% hingga kuartal III/2014, atau mencapai Rp1,54 triliun. Seluruh dana belanja modal tersebut telah digunakan untuk pengembangan usaha perseroan. Di sisi lain, perseroan pesimistis dapat membukukan pendapatan sesuai target tahun ini. Perseroan menargetkan dapat menjual 24,7 juta ton batu bara, naik 39% dari penjualan tahun lalu sebesar 17,76 juta ton.