Kembali
PTBA - Tambang Batubara Bukit Asam

PTBA tandatangani kontrak jual-beli 51,8 juta ton batu bara

Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menandatangani kontrak jual-beli 51,8 juta ton batu bara dengan PT Indonesia Power (PTIP) untuk periode 10 tahun dengan nilai kontrak tersebut sekitar USD 3,5 miliar. Batu bara tersebut akan digunakan sebagai pasokan bahan bakar PLTU Suralaya di Merak, Banten. Nilai kontrak tersebut masih estimasi dikarenakan harga batubara yang masih belum stabil. Estimasi harga batu bara sekitar USD 60 ditambah dengan penyesuaian pengangkutan dengan kereta api sekitar USD 9. Harga batu bara berdasarkan kesepakatan yang ditetapkan setiap tahunnya oleh PTBA dan PT. IP dengan masa berlaku 1-31 Desember selama kontrak berlangsung. Mulai 1 Januari pengiriman batu bara ke PT IP berlangsung secara FOB dari selama ini kontrak jual-belinya berlangsung dengan sistem CIF dengan volume sekitar 5-6 juta ton per tahun. r Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menganggarkan belanja modal tahun 2013 sebesar Rp 2,2 triliun, atau naik dibandingkan tahun 2012 sebesar Rp 955 miliar. Anggaran tersebut berasal dari kas internal. Belanja modal itu digunakan untuk pengembangan pembangkit Patuha, mendongkrak kapasitas, serta pengangkutan Pelabuhan Tarahan di Lampung dan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan.

Related Research

Mining
PTBA - Enjoying the ride
Devi Harjoto 31 Agustus 2022 Lihat Detail
Mining
PTBA - Sector Headwinds Limit Re-rating Potential
Laurencia Hiemas 21 Mei 2025 Lihat Detail
Mining
PTBA - Expect higher profit in 2H24
Benyamin Mikael 15 Agustus 2024 Lihat Detail