ANTM fokus selesaikan Pabrik Feronikel Halmahera
Aneka Tambang (ANTM) akan fokus pada penyelesaian Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Halmahera Timur (P3FH) yang masih belum beroperasi terkendala pasokan listrik. Dikatakan bahwa konstruksi pabrik itu sudah mencapai 97% sejak 2019 lalu, namun penperasian smelter dibutuhkan pasokan listrik dengan kapasitas pembangkit sebesar 75 megawatt (MW). Untuk itu ANTM sedang mencari cara untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi proyek tersebut. Perseroan terbuka dengan berbagai peluang untuk segera merampungkan pengerjaan proyek P3FH, salah satunya membahas kerjasama dengan PLN untuk memasok listrik ke P3FH tersebut. Bilamana dapat beroperasi pabrik feronikel Haltim line-1 ini memiliki kapasitas 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi) yang akan menambah portofolio kapasitas produksi total tahunan ANTM menjadi 40.500 TNi. Proyek smelter feronikel ini sudah dimulai sejak 2017 lalu dengan pengerjaan konstruksi selama 30 bulan. Awalnya, smelter ini ditargetkan bisa beroperasi pada tahun 2019. Biaya investasi Proyek ini sebesar Rp 4,03 triliun dimana Rp 3,36 triliun di antaranya merupakan porsi pemerintah sedangkan Rp 0,68 triliun hasil dari dana rights issue ANTM.