BBNI catat laba Rp 5,039 triliun atau naik 24,5% pada 3Q 2012
Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatat laba bersih Rp 5,039 triliun pada triwulan III 2012, atau naik 24,5% YoY dari periode sebelumnya Rp 4,049 triliun. Pendapatan bunga bersih naik 19% YoY menjadi Rp 11,2 triliun dari Rp 9,4 triliun. Kredit naik 14,8% menjadi Rp 184,5 triliun dari Rp 160,7 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) meningkat dari Rp 204,4 triliun menjadi Rp 238,9 triliun hingga September 2012. CASA (sumber dana murah) naik 60%. Loan to Deposit Ratio (LDR) turun menjadi 76,8% dari 78,3%. Penurunan terjadi karena porsi pembiayaan dalam US dolar terus diturunkan, sementara BNI berfokus pada pembiayaan dalan denominasi rupiah, sehingga dana terkonsentrasi di dalam negeri. r Bank Negara Indonesia (BBNI) berencana memperluas usahanya dengan membuka cabang di Timur Tengah. Negara Arab Saudi menjadi negara pilihan dan pada akhir tahun 2012 BNI akan mendapatkan lisensinya. Arab Saudi dipilih karena dari sisi bisnis memiliki potensi bisnis yang besar dan saat ini potensi remittance dari TKI di Arab Saudi pun cukup besar diperkirakan bisa mencapai 1,5 juta orang.