Kembali
BBRI kaji stock split
10 Agustus 2017
Manajemen Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengkaji kemungkinan pemecahan harga saham (stock split) dalam upaya meningkatkan jumlah pemegang saham domestik ritel, sejalan dengan harapan mengurangi porsi kepemilikan asing yang lebih dari 35%. Dikatakan bahwa saat ini komposisi kepemilikan pemerintah di BBRI sebesar 56,75%, kepemilikan asing sekitar 35% dan ritel domestik sekitar 7%. Dengan stock split tersebut diharapkan masyarakat di dalam negeri bisa meningkatkan partisipasi untuk memiliki saham BBRI.