CIMB (YU) Recommend Maintain NEUTRAL ISAT - TP 6000 (Downgrade from 6340)
CIMB (YU) mempertahankan rekomendasi Neutral terhadap Indosat. Berdasarkan data statistik operasional dan hasil conference call, YU memangkas perkiraan laba bersih inti FY10-12 sebesar 6%-10% dan target harga dari Rp 6,340 menjadi Rp 6,000 setelah menurunkan perkiraan margin dan menaikkan asumsi depresiasi. r Pasca conference call, Indosat menjelaskan strategi pada FY10 namun tidak menyebutkan indikasi target. Indosat tidak dapat menyebutkan secara terbuka kinerja keuangan yang akan datang karena kebijakan grup Qatar Telecom yang rahasia. Namun demikian perseroan akan mengumumkan indikasi hasil 1Q10 pada conference call pada akhir April. Dengan demikian YU merasa Indosat memiliki strategi yang lebih jelas kali ini, tidak seperti di masa lalu. r Indosat menggunakan data sebagai pancingan untuk memperoleh pengguna baru, sebagai rencana defensif dam ofensif. Perseroan mencatat bahwa pengguna data cenderung menggunakan ARPU lebih tinggi, perseroan berharap mengurangi SIM hangus pada segmen di Jawa, pengguna data yang besar merupakan tumpuan Indosat. r Indosat juga berniat mempertahankan posisi pimpinan pada wireless broadband (meskipun belum ada jumlah pasti yang diumumkan). Namun demikian YU percaya perseroan harus fokus pada pendapatan data dari pengguna layar kecil (smartphone) dibandingkan layar besar (dari pengguna PC/notebook/netbook). r Untuk mendukung rencananya menaikkan pendapatan dari data, Indosat kembali mengakuisisi spektrum 3G pada September 2009 dengan harga yang sama seperti blok pertama : Rp 320 milyar. r Indosat menegaskan rencananya untuk menjadikan 12 kota di luar Jawa sebagai target untuk mendukung kontribusi dari saat ini yang hanya sebesar 15%. YU tidak terkejut mengingat Indosat merupakan perusahaan telekomunikasi yang paling banyak berpusat di Jawa, sementara YU memperkirakan Telkomsel memiliki pendapapatan 70%-80% dari luar Jawa. r Utilisasi penggunaan kapasitas jaringan secara mengejutkan rendah 50%-60% vs pesaingnya sebesar 70%-80%. YU percaya angka ini tidak disebabkan oleh potensi perang harga mengingat leverage net debt/EBITDA sebesar 2.3x pada FY09. r Beberapa inisiatif yang dilakukan perseroan sejak 9 bulan terakhir adalah : • Melakukan re-organisasi perseroan dengan memisahkan 4 unit strategi bisnis : 1) seluler; 2) broadband; 3) korporasi dan 4) wholesale dan infrastruktur • Menunjuk CEO, CFO dan CTO, dengan CCO yang baru pada Mei 2010 • Menghapus praktek – praktek yang mendukung penggunaan calling – card, dengan menyesuaikan suplai SIM dengan permintaan