CIMB (YU) Recommend Maintain OUTPERFORM BWPT - TP 950
Laba inti 1H10 BWPT sebesar Rp 81 milyar, -23% YoY dan +82% QoQ, masing - masing hanya mencapai 37% dan 32% dari perkiraan FY10 CIMB (YU) dan konsensus. Penurunan ini karena produksi TBS yang hanya 44% dari perkiraan FY10 dan biaya yang lebih tinggi dari perkiraan. YU mempertahankan rekomendasi outperform dan target harga Rp 950. r Produksi TBS 1H10 mencapai 168k ton, -8% YoY, hanya 44% dari perkiraan FY10 YU dan di bawah musiman sebesar 50%. YU memperkirkan produksi 2H10 akan mengalami kenaikan dan mencapai target sepanjang tahun sebesar 381k ton. Dengan demikian YU melihat resiko produksi masih berupa : 1) curah hujan yang lebih lebat pada 3 bulan ke depan dan 2) dimulai bulan puasa lalu diikuti oleh libur panjang, kemungkinan akan mempengaruhi panen. r COGS mengalami kenaikan 9% YoY pada 1H10, memberikan tekanan pada gross margin sebesar -7.6% pts YoY. Konsumsi pupuk pada 1H10 mencapai 65% dari anggaran tahunan, dimana konsumsi pupuk pada 1H09 hanya 35%. ASP CPO pada 1H10 mengalami kenaikan 5% YoY menjadi Rp 6,502/kg, diskon 8% terhadap harga standar. YU mempertahankan perkiraan ASP Rp 6,597/kg tahun ini. r BWPT memiliki hutang bersih sebesar Rp 378 milyar, naik dari Rp 334 milyar pada akhir-1Q10. Kas sebesar Rp 90 milyar dengan hutang bersih Rp 468 milyar, mengalami penurunan 4% QoQ. Capex yang dikeluarkan hanya Rp 233 milyar, 64% dari perkiraan sepanjang tahun, Penanaman pada 1H10 mencapai 4,600 ha. YU mempertahankan perkiraan 10,450 ha hingga akhir tahun.