CIMB (YU) Recommend Maintain UNDERPERFORM ISAT - TP 5500
Anualisasi hasil EBIT 1H10 Indosat, seperti yang terungkap pada pengumuman kinerja Qatar Telecom sesuai dengan perkiraan CIMB (YU) namun di bawah perkiraan konsensus, dengan variasi perbedaan masing - masing –2% dan –12%. Penguatan margin EBITDA 2Q10 mencapai 8.6% pts QoQ ke level yang tidak pernah dialami sejak 4Q06 membuat YU mencurigai adanya one-off items. r Pendapatan Indosat mengalami kenaikan 4% QoQ karena basis yang rendah setelah mengalami penurunan 5% QoQ pada 1Q10. Pertumbuhan pendapatan Indosat mengalami kesenjangan +5.7% QoQ dibandingkan Telkomsel namun di atas XL +3.3% YoY. Pertumbuhan Indosat tumbuh 11.5%, berturut – turut pada dua kuartal. r Depresiasi dan amortisasi mengalami kenaikan 9% QoQ dan 31% YoY pada 2Q10, mencerminkan capex yang agresif. Dibandingkan dengan XL yang depresiasi dan amortisasi flat QoQ dan hanya mengalami pertumbuhan 3% YoY. Laba bersih ISAT belum diketahui, YU memperkirakan angka ini terus mengalami kenaikan karena perseroan meminjam untuk mendanai capex, sehingga mengalami dilusi laba bersih. r Tidak mengejutkan nasabah mengalami penurunan 3.3% setelah kenaikan tak terduga sebesar 20% pada 1Q10. Akibatnya jumlah pelanggan perseroan diantara tiga besar mengalami penurunan 1.6%pt. r YU mempertahankan rekomendasi UNDERPERFORM dan target harga Rp 5,500.