Kembali
EXCL - XL Axiata

EXCL ajukan kelonggaran akuisisi PT Axis Telekom Indonesia

XL Axiata (EXCL) mengajukan kelonggaran untuk mengakuisisi PT Axis Telekom Indonesia terlebih dahulu sementara menunggu rekomendasi soal perbaikan persaingan usaha dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Dampak akuisisi terhadap persaingan usaha, dari sisi jumlah pelanggan salah satu perusahaan penyedia jasa telekomunikasi sudah memiliki pangsa 40% dan 50% dari pendapatan. Di sisi frekuensi, XL memiliki 15 Mhz di layanan 2G dan 10 Mhz di layanan 3G. Bila ditambahkan dengan frekuensi milik Axis, maka total kepemilikan setelah akuisisi bisa 30 MHz di layanan 2G dan 25 MHz di layanan 3G. Menurut pemerintah, kepemilikan layanan 3G terlalu banyak sehingga 10 MHz ditarik. Penarikan itu membuat kepemilikan layanan antara Telkomsel, Indosat (ISAT) dan XL seimbang. Langkah akuisisi XL terhadap Axis terganjal soal konsentrasi pasar. KPPU menyatakan konsentrasi pasar setelah akuisisi 2.904 dengan indeks perubahan 251 poin. Berdasar ketentuan perubahan konsentrasi setelah merger hanya 150 poin. r XL Axiata (EXCL) optimis kegiatan "Coaching Clinic Androidpreneurship" menumbuhkan jumlah pengguna sistem operasi berbasis android di Indonesia. Saat ini pelanggan yang aktif di EXCL Region sebanyak 11,5 juta pelanggan dan 1 juta lebih adalah pelanggan data. Melalui kegiatan ini, perseroan yakin pertumbuhan pelanggan mencapai 25%-30% di wilayah ini.

Related Research

Telecommunication & Tower
EXCL - Pinning hopes on convergence services
Devi Harjoto 07 September 2022 Lihat Detail
Telecommunication & Tower
EXCL - Betting on improvement
Devi Harjoto 15 November 2022 Lihat Detail
Telecommunication & Tower
EXCL - Focused on enhancing infrastructure capabilities
Devi Harjoto 24 Februari 2023 Lihat Detail