Kembali
BBNI - Bank Negara Indonesia

Laba bersih BBNI 1Q14 naik 15,6% dan DPK naik 12,8%

Bank Negara Indonesia (BBNI) sepanjang kuartal I-2014 membukukan laba bersih sebesar Rp2,39 triliun, tumbuh 15,6% dibandingkan laba bersih perseroan pada kuartal I-2013. Pertumbuhan laba bersih didorong oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang tumbuh 23,2% menjadi Rp5,29 triliun. Sedangkan pendapatan non bunga (non interest income) tumbuh 5,8% dibandingkan kuartal pertama 2013 menjadi Rp2,37 triliun. Kinerja operasional perseroan pada 1Q14 didukung oleh pertumbuhan kredit, dimana hingga kuartal pertama 2014, BNI telah menyalurkan kredit sebesar Rp247,12 triliun, atau tumbuh 23,3% dibandingkan kuartal pertama 2013 sebesar Rp200,5 triliun. Sementara itu, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) stabil di kisaran 6,1% atau sama dengan posisi pada kuartal IV-2013. r Bank Negara Indonesia (BBNI) berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp273,97 triliun pada 1Q14, naik 12,8% dari Rp242,93 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Dengan demikian, Loan to Deposit Ratio (LDR) dipertahankan dalam batas moderat sesuai ketentuan BI, yaitu 88,4%. Sebagian besar sumber pendanaan BBNI berasal dari dana-dana murah (CASA) yang bertambah senilai Rp17,3 triliun atau tumbuh 10,7% YoY. Dana murah tersebut mendominasi DPK BNI dengan komposisi 65,3% dari total DPK pada kuartal I-2014. Kualitas aset BBNI membaik yang diindikasikan oleh menurunnya gross NPL dari 2,8% pada kuartal I-2013 menjadi 2,3% pada kuartal I-2014. Demikian juga dengan net NPL yang membaik dari 1,0% pada kuartal I-2013 menjadi 0,6% pada kuartal I-2014. Selain itu, BBNI juga meningkatkan rasio pencadangan (coverage ratio) dari 123,1% pada kuartal I-2013 menjadi 128,2% pada kuartal I-2014.

Related Research

Banking & Finance
BBNI - 9M24 below; expect better ‘25F performance
Akhmad Nurcahyadi 29 Oktober 2024 Lihat Detail
Banking & Finance
BBNI - Improving Asset Quality
Akhmad Nurcahyadi 31 Oktober 2022 Lihat Detail
Banking & Finance
BBNI - 9M23 earnings 15.1% yoy, overall inline
Akhmad Nurcahyadi 02 November 2023 Lihat Detail