OSK Nusadana (DR) Recommend SELL BBTN - TP 1200
BTN membukukan laba bersih 3Q10 Rp 206 milyar (1.4% QoQ; 70.3% YoY), sehingga 9M10 menjadi Rp 597 milyar, sesuai dengan perkiraan OSK Nusadana (DR) dan konsensus. r Pertumbuhan pinjaman mengalami penurunan 6.0% QoQ; 29.0% YoY versus masing – masing 7.6%, 29.6% pada 2Q10. NPL bersih mengalami kenaikan 4.2%. NIM flat pada QoQ; namun mengalami kenaikan YoY. r Pendanaan menjadi kebutuhan yang mendesak, karena skema subsidi yang baru telah disetujui. Simpanan nasabah mengalami pertumbuhan 3.5% QoQ; 22.8% YoY. Meskipun kenaikan CASA cukup menggembirakan (22.6% QoQ pada CA, 6.1% QoQ pada SA), namun campuran masih rendah 34.0%. r Fasilitas likuiditas yang baru untuk skema KPR bersubsidi telah disetujui, Pemerintah mendanai 60% paket dengan bunga 0.50% per tahun meskipun jumlah subsidi sepenuhnya kemungkinan belum dapat dipakai hingga akhir tahun. Bunga tetap final berkisar dari 8.15% hingga 8.50% untuk rumah dengan lahan dan 9.25% hingga 9.80% untuk apartemen sederhana dari besaran pinjaman. BTN diperdagangkan pada FY11 17x EPS, 2.6x BV dengan valuasi yang kemungkinan menunjukkan pertumbuhan tertinggi pada sektor perbankan. r DR menetapkan target harga Rp 1,200 dan rekomendasi sell