Kembali
Perusahaan Gas Negara membukukan laba bersih per September 2009 senilai Rp 4,4 triliun
Perusahaan Gas Negara (PGAS) membukukan laba bersih per September 2009 senilai Rp 4,4 triliun atau naik 145% YoY akibat kenaikan penjualan gas dan apresiasi rupiah. PGAS membukukan laba selisih kurs bersih Rp 911 miliar, yang didominasi oleh laba selisih kurs translasi. Pendapatan PGAS naik 50% YoY menjadi Rp 13,5 tirliun. Volume penjualan sepanjang tahun ini mencapai 776 MMscf atau naik 37% YoY, dikontribsuikan oleh peningkatan penyaluran gas ke pembangkit listrik, industir komersial dan rumah tangga. Selama 9M09 volume penyaluran gas naik 2% YoY menjadi 763 mmscf. Per September 2009 PGAS menyalurkan gas untuk PLTGU Tanjng Priok sebesar 30 MBTU per hari.