Transaksi trade finance BBNI mencapai USD 31,1 miliar, akan dorong sindikasi hedging
Bank Negara Indonesia (BBNI) mendorong peningkatan transaksi lindung nilai atau hedging melalui sindikasi antar bank guna meminimalisasi risiko. Sindikasi hedging dilakukan terutama untuk badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki eksposur utang luar negeri. BBNI tengah menjajaki untuk melakukan transaksi hedging dengan Pertamina dan PLN yang memiliki utang valuta asing yang besar. Bank Negara Indonesia (BBNI) membukukan volume transaksi trade finance sebesar USD 31,1 miliar tahun 2014, meningkat 8,9% YoY dibandingkan volume trade finance tahun 2013. Transaksi trade finance di BBNI saat ini didominasi oleh segmen korporasi meliputi sektor pertanian (29%), migas dan pertambangan (21%), makanan dan minuman (17%), produk kimia (13%), eceran dan grosir (9%), mesin dan konstruksi (7%), serta listrik (2%).