Back
INCO - Vale Indonesia

INCO tandatangani amandemen

17 October 2014

Vale Indonesia (INCO) akan menjadi perusahaan tambang pertama dan satu-satunya yang menyelesaikan renesiasi kontrak karya sepanjang pemerintah Presiden SBY. MoU amandemen KK yang ditandatangani bersama berisi antara lain kewajiban divestasi saham sebesar 40%. Selain itu, perseroan juga wajib melakukan penlahan dan pemurnian bijih nikel di dalam negeri. Selanjutnya, INCO juga bersedia membayar tarif royalti nikel matte sebesar 2% dan akan naik menjadi 3% bila harga komoditas nikel mencapai level USD 21.000 per ton.

Related Research

Mining
INCO - The emergence of the nickel giant
Benyamin Mikael 31 October 2023 See Detail
Mining
INCO - Headwind from global uncertainty
Devi Harjoto, Alfiansyah 20 May 2022 See Detail
Mining
INCO - The Nickel Chronicles: INCO’s Next Chapter in Ore and HPA...
Laurencia Hiemas 14 November 2024 See Detail