Kembali
CPIN - Charoen Pokphand Indonesia

CPIN targetkan laba bersih Rp3 triliun, alokasikan belanja modal Rp2,6 triliun

24 Mei 2018

Charoen Pokphand (CPIN) menargetkan laba bersih sekitar Rp3 triliun seiring dengan peningkatan pendapatan dan upaya menekan beban operasional. Pendapatan perseroan ditargetkan tumbuh sebesar 12% YoY pada tahun ini menjadi Rp55,29 triliun. Per Maret 2018, pendapatan perseroan terkoreksi 1,33% YoY menjadi Rp11,85 triliun sedangkan laba meningkat 59,15% YoY menjadi Rp995,79 miliar. Kenaikan laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan harga ayam di pasar seiring dengan pertumbuhan permintaan. Namun, proyeksi harga cenderung melambat pada semester kedua 2018 seiring dengan lewatnya momentum Lebaran. Oleh karena itu, perseroan menargetkan strategi efisiensi dengan mempelajari biaya dalam setiap proses produksi untuk menjaga biaya pokok sehingga laba lebih baik. Charoen Pokphand (CPIN) mengalokasikan belanja modal senilai Rp2,6 triliun pada 2018 dengan sumber pendanaan yang berasal dari kas internal perseroan. Alokasi capex tersebut adalah 35% untuk divisi pakan ternak, 35% peternakan ayam, 15% makanan olahan dan minuman, serta 10% sisanya untuk perawatan. Dari alokasi belanja modal tersebut, perseroan berencana membangun 2 pabrik penlahan pakan dengan kapasitas masing-masing 60.000 ton di Jawa Tengah dan 30.000 ton per tahun di Sumatra. Pabrik di Jawa Tengah dapat mulai beroperasi pada awal 2019, sedangkan di Sumatra, perseroan masih dalam pencarian lokasi yang tepat.

Related Research

Poultry
CPIN - Good performance to continue throughout '24F
Andre Suntono 03 Juli 2024 Lihat Detail
Poultry
CPIN - Sustaining growth amidst challenges in ‘25F
Andre Suntono 24 Maret 2025 Lihat Detail
Poultry
CPIN - Boosted by seasonal demand
Devi Harjoto, Alfiansyah 18 April 2022 Lihat Detail