Kembali
BBNI - Bank Negara Indonesia

Laba BBNI Q1 2022 naik 63,2% YoY

27 April 2022

Per kuartal I-2022 Bank Negara Indonesia (BBNI) membukukan laba bersih sebesar Rp 3,96 triliun atau naik 63,2% YoY. Kenaikan tersebut didorong tingginya transaksi keuangan yang menjadi sumber pertumbuhan Fee Based Income (FBI) sehingga mendorong pertumbuhan laba progresif. Pendapatan Operasional Sebelum Pencadangan (PPOP) kuartal I-2022 tercatat tumbuh 7,3% yoy menjadi Rp 8,5 triliun. Dikatakan bahwa pencapaian pendapatan operasional ini adalah tertinggi dimana lebih tinggi dari pendapatan operasional sebelum pandemi. Selain itu, upaya perbaikan kualitas kredit melalui monitoring, penanganan dan kebijakan yang efektif membuat biaya pencadangan kredit juga turun tajam sebesar 26,1% yoy. Total penyaluran kredit yang disalurkan sepanjang kuartal I-2022 tumbuh 5,8% yoy menjadi Rp 591,68 triliun. Di sisi lain total penghimpunan Dana pihak ketiga (DPK) per kuartal I-2022 tercatat tumbuh 8,4% YoY, dengan rasio dana murah (CASA) meningkat menjadi 69,2% dari periode sama tahun lalu 67,9% sehingga mendorong perbaikan Cost of Fund dari 1,74% pada akhir kuartal pertama 2021 menjadi 1,46% pada kuartal pertama 2022. Sementara rasio loan to deposit (LDR) berada pada 85,02% dan rasio kecukupan modal (CAR) berada pada posisi 19,3%, naik 120 basis poin secara yoy. Untuk tahun ini BBNI fokus memperkuat posisi permodalan dan likuiditas. Tentunya kondisi likuiditas dan permodalan ini menjadi pondasi dalam melanjutkan kestabilan kinerja sekaligus menopang pertumbuhan bisnis lebih positif.

Related Research

Banking & Finance
BBNI - 9M24 below; expect better ‘25F performance
Akhmad Nurcahyadi 29 Oktober 2024 Lihat Detail
Banking & Finance
BBNI - Gaining momentum from recovery
Devi Harjoto, Alfiansyah 03 Oktober 2022 Lihat Detail
Banking & Finance
BBNI - 8M25 earnings: inline with our ‘25F, below consensus
Akhmad Nurcahyadi 01 Oktober 2025 Lihat Detail