BBRI proyeksi laba tahun 2016 tumbuh 6%
Bank Rakyat Indonesia (BBRI) memproyeksikan hingga akhir tahun 2015 total kredit perseroan tumbuh 10%. Perlambatan ekonomi yang terjadi pada semester I 2015 memiliki pengaruh besar terhadap total pertumbuhan kredit dan laba perseroan. Khusus kredit mikro sampai saat ini masih bisa tumbuh hingga 19%. Meskipun demikian perseroan optimis pertumbuhan kredit dan laba tahun 2016 akan lebih baik dibandingkan tahun 2015. BBRI menargetkan pertumbuhan kredit senilai Rp 634,9 triliun atau tumbuh 14,6% pada tahun 2016 dari target akhir 2015 mencapai Rp 553,9 triliun. Sementara rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) pada tahun 2016 berada di level 2,5% atau sama dengan target NPL hingga akhir tahun 2015. Namun BRI menargetkan laba tahun 2016 hanya single digit saja yakni tumbuh 6% menjadi Rp 26,1 triliun dari proyeksi akhir tahun 2015 yang senilai Rp 24,5 triliun.