GGRM garap bandara Dhoho
Gudang Garam (GGRM) terus melebarkan sayap pada berbagai lini usaha. Satu di antaranya, proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandar Udara Internasional Dhoho di Kediri, Jawa Timur. Proyek senilai Rp10,8 triliun itu, digarap melalui entitas anak usahanya bersama pemerintah. Pihak manajemen memastikan proyek Bandara Dhoho itu, tidak berhubungan dengan industri rokok. Bandara itu, diprakarsai sebelum pandemi Covid-19. Karena itu, perseroan berharap profit dari bisnis bandara tersebut. Pernyataan tersebut memperjelas bahwa proyek Bandara Dhoho bukan exit-strategy, tetapi justru diversifikasi bisnis perseroan dalam senjakala industri rokok. Tetapi, selain menarget laba, bandara yang rencananya beroperasi pada akhir 2023 itu juga diharapkan dapat memberi manfaat bagi penduduk sekitar Kediri untuk jangka panjang..