INDF menargetkan pendapatan 2014 tumbuh sebesar 10%-20%, alokasikan USD 67 juta untuk ekspansi ke Br
Indofood Sukses Makmur (INDF) menargetkan pendapatan pada 2014 sebesar Rp63,5 triliun-Rp69,27 triliun atau tumbuh sebesar 10%-20% dari pendapatan 2013 sebesar Rp57,73 triliun. Target pendapatan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan 2013 sebesar 15%. INDF berencana menyeimbangkan kontribusi anak usahanya, Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dengan anak-anak usaha yang lain. Peningkatan pendapatan juga akan diperoleh dari hasil ekpansi di luar negeri. r Indofood Sukses Makmur (INDF) tahun ini menyiapkan belanja modal sebesar Rp 9,6 triliun, naik 60% dari tahun lalu yang mencapai Rp 6 triliun. Perseroan akan menggunakan 27% capex atau Rp 2,5 triliun untuk membiayai kebutuhan ekspansi anak usaha, Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP). Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan bisnis ICBP dan pembangunan pabrik. INDF juga mengalokasikan 18% dari total capex atau senilai Rp 1,72 triliun untuk divisi Bogasari Sentra Flour Mills, sedangkan untuk divisi distribusi, perseroan mengalokasikan capex 2% atau Rp 192 miliar. Divisi terbaru yaitu budidaya dan penlahan sayuran, mendapatkan alokasi capex Rp 1,9 triliun atau 20% dari total capex tahun ini. r Indofood Sukses Makmur (INDF) mengalokasikan dana USD 67 juta untuk ekspansi ke Brazil. Perseroan akan berekspansi di sektor gula. INDF akan meningkatkan kapasitas penggilingan pabrik gula di Brazil dari 3 juta ton menjadi 6 juta ton per tahun. INDF menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun ini sebesar 10-20% atau Rp 55-60 triliun.