Back
ADRO revisi target EBITDA 2018 jadi USD 1,1–USD 1,3 miliar
25 April 2018
Adaro Energy (ADRO) merevisi target EBITDA 2018 menjadi USD 1,1 miliar–USD 1,3 miliar dari estimasi sebelumnya USD 1,3 miliar–USD 1,5 miliar. Pemasukan perusahaan berpotensi berkurang akibat penetapan harga batu bara domestik senilai USD 70 per ton. Perusahaan memiliki dua strategi untuk tetap memacu pendapatan. Pertama, meningkatkan penjualan produk premium ke pasar ekspor, seperti Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, dan Malaysia. Kedua, melakukan efisiensi, seperti melakukan hedging terhadap bahan bakar, karena komponen terbesar beban operasional berasal dari fuel.